Cara Root / Unroot Xiaomi Redmi Note 6 Manfaat Dan Resiko

Cara Root Redmi Note 6 – Di siang hari yang terik ini saya akan memberikan tutorial tentang bagaimana cara mendapatkan akses root pada Redmi Note 6. Setiap orang menggunakan perangkat Android dengan bermacam-macam tujuanya ada yang cuma buat streaming video, install aplikasi, telponan sama pacar. Bahkan ada yang lebih ekstrim lagi seperti install custom rom, overclock CPU, memodifikasi systemUI, dan masih banyak lagi.

Untuk melakukan itu ada persyaratan khusus dimana Xiaomi Redmi Note 6 harus sudah di root terlebih dahulu. Untuk root di Xiaomi Redmi Note 6 sebenarnya sama saja dengan proses ngeroot di Xiaomi Mi7 yang bisa kita gunakan dan disini saya share lagi beberapa metode yang cukup ampuh untuk membuka akses root Android ini.

Sebagai salah satu smartphone yang dihadirkan guna memenuhi kebutuhan telekomunikasi di tahun 2017. Spesifikasi Redmi Note 6 memiliki bekalan desain menawan serta lini pacu yang akan meramaikan persaingan kelas menengah ke atas. Yang pertama sekilas penjabaran sisi desain. Kita akan mendapatkan layar berkualitas Q HD mencapai ukuran resolusi 1440 x 2560 pixels. Ukuran yang memang biasanya dipakai pada smartphone Flaghsip terbaru.

Beralih pada lini pacu, kita yang membeli smartphone Redmi Note 6 tak perlu ragu jika membahas lini pacu. Di krenakan smartphone telah dibekali RAM berkapasitas 6GB. Apapun itu dipastikan kapasitas RAM longgar tersebut mampu memberikan keleluasaan bagi mesin tipe papun saat menjalankan aplikasi tanapa harus menutup aplikasi lain yang telah berjalan.

Arti Root

Root merupakan proses modifikasi sistem operasi Android sehingga pengguna memiliki akses tanpa batas yang mana pengguna diijinkan untuk melakukan perubahan seperti menambah, menghapus bahkan merusak elemen-elemen yang tedapat dalam Android OS. Kata root sebenarnya mengacu pada SuperUser yang merupakan administrator dalam semua sistem operasi yang berbasis Linux termasuk Android.

Manfaat Root Redmi Note 6

  1. Wifi Kill – Tidak merekam data, tapi hanya sebatas “membunuh” koneksi wifi dari device lain, dengan menggunakan deauthentication packet. Sehingga semua bandwidth internet bisa dinikmati oleh pengguna wifi kill
  2. Mount External Drive sebagai internal – Dengan Mountfs, kita bisa mount folder sharing dari Windows, FTP maupun SFTP (SSH) server layaknya seperti sdcard di smartphone . Sehingga selama kamu masih bisa konek ke folder sharing tadi, itu ibaratnya kita membawa harddisk eksternal di smartphone kita ke mana2. Tentunya lebih efektif kalau kamu masih berada di jaringan lokal wifi sendiri, dimana akses wifi mencakup keseluruhan rumah.
  3. Mapping bluetooth gamepad – Supaya kamu bisa memakai bluetooth gamepad untuk game2 yang tidak support native gamepad sekalipun. Untuk pairing gamepadnya tidak perlu root, dan beberapa game yang sudah support native bluetooth gamepad tidak perlu root. Contohnya emulator PS1 (epsxe), PSP (PPSSPP) dan berbagai game lainnya. Sedangkan untuk game yang tidak support (kebanyakan game lain), perlu dimap manual via gamekeyboard sejenis, yang pastinya butuh root untuk bisa mapping hardware keynya.
  4. Membuat Macro touchscreen – Bisa merekam touch yang sudah dilakukan dan mereplaynya kembali, via repetitiouch. Cukup berbahaya kalau kamu tidak tahu apa resikonya. Tapi sangat berguna kalau kamu ada rutinitas yang perlu dilakukan berulang kali. Contohnya pas ngecheat game, supaya kamu tidak perlu tap berulang2, tinggal rekam dan replay infinitely.
  5. Bisa backup full ROM – Kamu bisa gunakan MDT (khusus CPU mediatek), atau via EFS Pro (khusus CPU Snapdragon). Untuk mendapatkan akses ke seluruh partisi smartphone , pastinya diperlukan akses root. Tanpa root, tidak ada full backup yang bisa dilakukan melalui MDT.

Resiko Root Redmi Note 6

  1. Garansi hilang secara software – kalau kamu klaim dalam kondisi root dan modif. Untuk smartphone tertentu ada yang agak susah untuk dibalikkan ke original. Tapi dalam kebanyakan kasus, semua modif bisa dikembalikan seperti semula.
  2. Memperbesar resiko terjadi error – Pastinya kalau kamu salah memodifikasi, smartphone kamu bisa error.
  3. Memperbesar potensi adanya malware – Apabila kamu sembarangan menginstall aplikasi tentunya akan beresiko masuknya malware. Untuk membersihkannya hanya cukup dengan uninstall app yang dicurigai sebagai malware.

Cara Root Redmi Note 6 Dengan Magisk

  1. Unduh Official Magisk Root Tool dan Magisk uninstaller (gunakan file ini apabila ingin di unroot dan juga berfungsi untuk atasi bootloop)
  2. Pindahkan kedua file magisk ke Internal storage supaya mudah ditemukan nanti.
  3. Matikan Redmi Note 6, kemudian tekan tombol Volume Atas dan Power bersamaan dan tahan sejenak kemudian lepaskan kalau sudah muncul logo MI.
  4. Kalau prosesnya berhasil akan masuk ke menu TWRP dan pilih Install
  5. Temukan file Magisk-v17.0.zip. Kemudian geser tombol Swipe to Confirm Flash
  6. Setelah proses flash berhasil, lanjut dengan memilih Reboot to System
  7. Jika muncul permintaan pemasangan SuperSU, pilih Do Not Install

Cara Unroot Magisk

  1. Masuk lagi ke TWRP tekan tombol Power dan Volume Atas lepaskan kalau sudah tampak logo Mi.
  2. Pilih menu Install
  3. Cari dan klik file Magisk-uninstaller-20180113.zip
  4. Pada bagian bawah geser Swipe To Confirm Flash
  5. Kalau sudah selesai Reboot System

Penutup

Itulah cara melakukan root smartphone Android Xiaomi Redmi Note 6. Jika kamu masih bingung, kamu bisa bertanya di kolom komentar. Selamat mencoba!

Posting terkait:

Leave a Comment